You are currently viewing Prodi Manajemen Dakwah Gelar Konseling Sebaya untuk Perkuat Kesadaran Emosi Mahasiswa

Prodi Manajemen Dakwah Gelar Konseling Sebaya untuk Perkuat Kesadaran Emosi Mahasiswa

Bengkulu — Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menggelar kegiatan Konseling Sebaya dengan tema “Kesadaran Emosi Diri Mahasiswa” pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung penguatan kapasitas personal, kesehatan psikologis, serta keterampilan mahasiswa dalam mengenali dan mengelola emosi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Program Studi Manajemen Dakwah dan Laboratorium Counseling Center Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI). Kolaborasi lintas program studi ini menghadirkan ruang edukatif sekaligus suportif bagi mahasiswa untuk memahami kondisi emosional diri dan membangun kemampuan memberikan dukungan positif kepada teman sebaya.

Melalui konseling sebaya, mahasiswa diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, belajar mendengarkan secara empatik, serta memahami berbagai kondisi emosional yang dapat muncul dalam kehidupan akademik maupun sosial. Kesadaran terhadap emosi dinilai penting karena berkaitan dengan kemampuan mahasiswa dalam mengambil keputusan, berkomunikasi secara efektif, menghadapi tekanan akademik, dan membangun hubungan interpersonal yang sehat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diarahkan untuk mengenali berbagai bentuk emosi, memahami faktor-faktor yang memengaruhi munculnya emosi, serta mempelajari strategi sederhana untuk merespons emosi secara sehat dan konstruktif. Mahasiswa juga didorong untuk memahami bahwa kemampuan mengelola emosi merupakan bagian penting dari kompetensi personal yang dapat menunjang keberhasilan studi sekaligus kesiapan menghadapi dunia kerja.

Kolaborasi dengan Laboratorium Counseling Center Program Studi BKI turut memberikan penguatan dari aspek konseling, pendampingan, dan keterampilan komunikasi. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya berorientasi pada penyampaian pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam memahami dinamika emosi dan pentingnya dukungan psikososial di lingkungan kampus.

Dekan FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Suryani, M.Ag., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, perhatian terhadap kondisi emosional mahasiswa merupakan bagian penting dari upaya membangun pendidikan yang utuh.

“Kami mengapresiasi inisiatif Program Studi Manajemen Dakwah yang menghadirkan kegiatan konseling sebaya. Mahasiswa tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga perlu memiliki kematangan emosional, kemampuan berkomunikasi, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ujar Prof. Suryani.

Ia juga menilai kolaborasi antara Program Studi Manajemen Dakwah dan Program Studi BKI merupakan langkah positif dalam membangun budaya akademik yang lebih humanis dan suportif.

“Kolaborasi seperti ini perlu terus dikembangkan. Saya berharap kegiatan pendampingan mahasiswa tidak berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi dapat menjadi bagian dari program berkelanjutan di lingkungan FUAD,” tambahnya.

Program Studi Manajemen Dakwah memandang bahwa pengembangan mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, kematangan pribadi, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kecakapan sosial. Karena itu, konseling sebaya menjadi salah satu langkah untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih peduli terhadap kebutuhan mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin mampu mengenali kondisi emosional diri, mengelola emosi secara positif, serta memiliki kepedulian terhadap kondisi emosional teman sebaya. Kemampuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa, baik selama menjalani proses pendidikan maupun ketika terjun ke tengah masyarakat.

Ke depan, kolaborasi antara Program Studi Manajemen Dakwah dan Laboratorium Counseling Center Program Studi BKI diharapkan dapat terus diperkuat melalui berbagai kegiatan pendampingan, pengembangan kapasitas, dan layanan mahasiswa yang berkelanjutan.

Kegiatan konseling sebaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya menghasilkan mahasiswa yang kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kematangan emosional, kepedulian sosial, kemampuan komunikasi, dan kesiapan menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Tim Humas FUAD