Sejarah
Sejarah Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD)
Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) merupakan salah satu fakultas yang memiliki peran strategis dalam perjalanan dan perkembangan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu (UIN FAS Bengkulu). FUAD hadir dengan cita-cita untuk melahirkan generasi intelektual Muslim yang tidak hanya memahami ajaran Islam secara mendalam, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sosial dan masyarakat.
Melalui pendekatan pendidikan yang holistik, komprehensif, dan berimbang, FUAD berkomitmen mencetak lulusan yang berwawasan luas, kritis, kreatif, inovatif, dan dinamis. Fakultas ini menjadi wadah pengembangan ilmu-ilmu keislaman yang terintegrasi dengan nilai-nilai sosial, budaya, dan kemanusiaan.
Di tengah perkembangan globalisasi dan perubahan zaman, FUAD terus menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus membuka diri terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, pendidikan di FUAD diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki pemahaman keislaman yang kuat serta mampu menjawab berbagai persoalan kehidupan modern.
Awal Berdirinya dan Landasan Hukum
Secara historis, lahirnya Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah tidak dapat dipisahkan dari perkembangan kelembagaan pendidikan tinggi Islam di Bengkulu. Perkembangan tersebut berlangsung seiring dengan perubahan bentuk Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkulu menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu.
Transformasi kelembagaan tersebut secara resmi ditetapkan melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2012 tentang Perubahan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkulu Menjadi Institut Agama Islam Negeri Bengkulu, yang ditetapkan pada 25 April 2012.
Selanjutnya, landasan operasional dan struktur organisasi IAIN Bengkulu ditetapkan melalui Peraturan Menteri Agama Nomor 35 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 1181).
Berdirinya FUAD menjadi salah satu tonggak penting dalam memperluas cakupan keilmuan Islam di lingkungan perguruan tinggi Islam di Bengkulu. FUAD mengembangkan tiga bidang utama, yaitu Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, yang mencerminkan kekayaan keilmuan Islam dalam bidang pemikiran keagamaan, kebudayaan, sejarah, komunikasi, dan pengembangan masyarakat.
Perkembangan Awal dan Pembentukan Program Studi
Seiring dengan perkembangan IAIN Bengkulu, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah terus mengembangkan jurusan dan program studi sebagai basis pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Saat ini, FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu memiliki tiga jurusan utama dengan delapan program studi. Program studi tersebut berkembang secara bertahap sesuai dengan kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, serta arah pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam.
1. Jurusan Ushuluddin
Jurusan Ushuluddin berfokus pada pengkajian ilmu-ilmu keislaman, pemikiran Islam, dan filsafat. Jurusan ini menaungi tiga program studi:
- Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT)
- Ilmu Hadis (IH)
- Akidah dan Filsafat Islam (AFI)
2. Jurusan Adab
Jurusan Adab berfokus pada kajian sejarah, kebudayaan, serta bahasa dan sastra Arab. Jurusan ini menaungi dua program studi:
- Sejarah Peradaban Islam (SPI)
- Bahasa dan Sastra Arab (BSA)
3. Jurusan Dakwah
Jurusan Dakwah mengembangkan kajian dan praktik dakwah, komunikasi Islam, bimbingan, konseling, serta manajemen dakwah. Jurusan ini terdiri atas tiga program studi:
- Bimbingan dan Konseling Islam (BKI)
- Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
- Manajemen Dakwah (MD)
Pembentukan dan pengembangan delapan program studi tersebut merupakan bagian dari proses pengembangan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan penelitian akademik, kebutuhan masyarakat, serta kebijakan nasional pendidikan tinggi keagamaan.
Capaian Akademik dan Akreditasi
Dalam bidang mutu akademik, FUAD terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Berdasarkan data akreditasi program studi, dari delapan program studi yang ada, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) telah meraih akreditasi A, sedangkan tujuh program studi lainnya memperoleh akreditasi B dari BAN-PT.
Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen FUAD dalam menjaga dan meningkatkan mutu akademik melalui pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa.
