Dr. Abdul Aziz Al-Khumairi, M.Hum. (lahir di Bengkulu, 26 Mei 1995) adalah akademisi dan dosen Indonesia yang memiliki bidang keilmuan pada Bahasa dan Sastra Arab, linguistik, pragmatik, dan komunikasi Qur’ani. Ia merupakan dosen pada Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu dan aktif dalam kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan keilmuan di bidang bahasa Arab dan Studi Islam.
Abdul Aziz Al-Khumairi lahir di Bengkulu dari pasangan almarhum Anwar Mahmud, S.Ag. dan almarhumah Dra. Zuryati. Ia tumbuh dalam lingkungan pendidikan Islam dan menempuh pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Darussalam Kota Bengkulu. Latar belakang pendidikan pesantren tersebut menjadi salah satu fondasi dalam perjalanan akademiknya, khususnya dalam pengembangan kajian Bahasa Arab, keislaman, dan komunikasi Qur’ani.
Pendidikan
Abdul Aziz Al-Khumairi memulai pendidikan dasarnya di MI Darussalam Kota Bengkulu dan menyelesaikannya pada 2007. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di MTsN 1 Kota Bengkulu dan lulus pada 2010. Pendidikan menengah atas ditempuh di MA Darussalam Kota Bengkulu dan diselesaikan pada 2013.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi pada jenjang sarjana di IAIN Bengkulu, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana pada 2017.
Pendidikan magister ditempuh di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pada bidang Bahasa dan Sastra Arab, dan diselesaikan pada 2020. Dari pendidikan tersebut ia memperoleh gelar Magister Humaniora (M.Hum.).
Pada jenjang doktoral, Abdul Aziz melanjutkan pendidikan Studi Islam di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Ia menyelesaikan program doktor pada 2026 dan memperoleh gelar Doktor (Dr.) di bidang Studi Islam.
Rangkaian pendidikan tersebut membentuk latar belakang keilmuan yang memadukan pendidikan Bahasa Arab, Bahasa dan Sastra Arab, serta Studi Islam dalam pengembangan kajian akademiknya.
Karier akademik
Karier akademik Abdul Aziz Al-Khumairi dimulai pada 2020 ketika ia dipercaya sebagai Dosen Luar Biasa (DLB) di IAIN Bengkulu. Pada 2021, ia kemudian menjadi Dosen Tetap Non-PNS (DTNPNS) di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Pada 2023, ia bergabung sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Dalam menjalankan tugas akademiknya, Abdul Aziz mengampu sejumlah mata kuliah yang berkaitan dengan Bahasa Arab, Bahasa dan Sastra Arab, linguistik, serta kajian keislaman. Ia juga aktif dalam kegiatan penelitian dan pengembangan keilmuan yang menghubungkan kajian bahasa dengan nilai-nilai Islam.
Selain menjalankan tugas sebagai dosen, Abdul Aziz dipercaya sebagai Editor in Chief Jurnal Manhaj, jurnal ilmiah yang diterbitkan di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan terakreditasi Sinta 4. Ia juga terlibat dalam kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Darussalam Kota Bengkulu sebagai bagian dari dewan pengajar.
Bidang keilmuan
Bidang keilmuan Abdul Aziz Al-Khumairi meliputi linguistik Arab, pragmatik, kesantunan berbahasa, tindak tutur, Bahasa dan Sastra Arab, serta komunikasi Qur’ani.
Salah satu perhatian akademiknya adalah kajian mengenai kesantunan berbahasa dalam perspektif Al-Qur’an. Kajian tersebut antara lain diarahkan untuk memahami pola komunikasi yang santun, efektif, kontekstual, dan memiliki landasan nilai-nilai keislaman.
Ia juga memiliki perhatian terhadap penerapan kajian pragmatik dalam komunikasi akademik, khususnya hubungan antara bahasa, konteks sosial, dan etika komunikasi dalam lingkungan perguruan tinggi Islam.
Selain itu, Abdul Aziz mengembangkan kajian mengenai pembelajaran Bahasa Arab, terutama peningkatan kemampuan berbicara mahasiswa melalui pendekatan pembelajaran yang komunikatif dan kontekstual.
Penelitian dan publikasi
Dalam bidang penelitian, Abdul Aziz Al-Khumairi menghasilkan sejumlah karya ilmiah yang berkaitan dengan bahasa, komunikasi, pendidikan, dan Studi Islam.
Beberapa karya yang pernah dihasilkannya antara lain:
- Kesantunan Berbahasa Digital dalam Interaksi Akademik Mahasiswa dan Dosen di PTKIN: Perspektif Pragmatik dan Etika Islam (2026).
- Kesantunan dan Tindak Tutur Asertif dalam Bimbingan Skripsi di PTKIN Bengkulu (2025).
- Peran dan Strategi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dalam Memfasilitasi Perkembangan Soft Skill Mahasiswa di Era Society 5.0 (2024).
- Pola Komunikasi Qur’ani: Refleksi terhadap Kesantunan Komunikasi antara Mahasiswa dan Dosen di Perguruan Tinggi Islam (2023).
Karya-karya tersebut memperlihatkan perhatian Abdul Aziz terhadap hubungan antara bahasa, komunikasi, pendidikan tinggi, dan nilai-nilai Islam dalam menghadapi perkembangan masyarakat dan teknologi.
Pengabdian kepada masyarakat
Selain menjalankan tugas pendidikan dan penelitian, Abdul Aziz Al-Khumairi juga terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pendidikan, pesantren, dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu kegiatan yang pernah diikutinya adalah Penyuluhan Pemberdayaan Ekonomi Pesantren pada 2022. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat, khususnya dalam penguatan kapasitas lembaga pendidikan Islam dan pesantren.
Keterlibatannya dalam kegiatan pesantren juga berkaitan dengan latar belakang pendidikannya di Pondok Pesantren Darussalam Kota Bengkulu.
Kontribusi dalam pendidikan Bahasa Arab
Sebagai akademisi di bidang Bahasa Arab dan Studi Islam, Abdul Aziz memiliki perhatian terhadap pengembangan pembelajaran Bahasa Arab di perguruan tinggi. Ia mendorong penggunaan pendekatan pembelajaran yang komunikatif, kontekstual, dan berorientasi pada kemampuan praktis mahasiswa.
Menurut pendekatan tersebut, pembelajaran Bahasa Arab tidak hanya diarahkan pada penguasaan struktur dan tata bahasa, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa menggunakan bahasa dalam situasi komunikasi yang nyata.
Perhatian tersebut sejalan dengan bidang keilmuannya dalam linguistik dan pragmatik, terutama dalam memahami hubungan antara penggunaan bahasa, konteks, dan tujuan komunikasi.
Integrasi bahasa, komunikasi, dan Al-Qur’an
Latar belakang pendidikan pesantren, Bahasa Arab, Bahasa dan Sastra Arab, serta Studi Islam menjadi dasar bagi Abdul Aziz Al-Khumairi dalam mengembangkan kajian yang mempertemukan bahasa, komunikasi, dan nilai-nilai Al-Qur’an.
Kajian tersebut menempatkan bahasa tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai bagian dari pembentukan etika, karakter, dan hubungan sosial. Perspektif ini menjadi salah satu pendekatan yang dikembangkan dalam penelitian dan aktivitas akademiknya.
Melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengelolaan jurnal ilmiah, Abdul Aziz Al-Khumairi turut berkontribusi dalam pengembangan keilmuan Bahasa Arab dan Studi Islam di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Dengan latar belakang akademik dan pengalaman tersebut, ia mengembangkan perhatian pada kajian linguistik Arab, pragmatik, kesantunan berbahasa, komunikasi Qur’ani, serta pembelajaran Bahasa Arab, dengan menempatkan nilai-nilai keislaman sebagai salah satu perspektif dalam memahami bahasa dan komunikasi.
Redaksi By Imam Mubarok (Humas FUAD)
