You are currently viewing Biografi Dr. Rahmat Ramdhani, S.Sos.I., M.Sos.I. Dosen FUAD Menjabat Warek III Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Biografi Dr. Rahmat Ramdhani, S.Sos.I., M.Sos.I. Dosen FUAD Menjabat Warek III Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Dr. Rahmat Ramdhani, S.Sos.I., M.Sos.I. (lahir 12 Juni 1983) adalah akademisi, dosen, dan pengelola perguruan tinggi Islam yang berasal dari Bengkulu. Ia merupakan dosen pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan sejak 2026 dipercaya sebagai Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Rahmat Ramdhani memiliki latar belakang keilmuan Pengembangan Masyarakat Islam, dengan perhatian akademik yang berkaitan dengan dakwah, pemberdayaan masyarakat, komunikasi, kehidupan sosial-keagamaan, pesantren, serta pengembangan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam.

Sebelum menjabat sebagai Wakil Rektor III, ia telah menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan IAIN/UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, antara lain Ketua Program Studi, Ketua Jurusan Dakwah, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, dan Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah.

Kehidupan awal

Rahmat Ramdhani lahir pada 12 Juni 1983. Ia merupakan putra dari KH. Azaddin Abubakar dan Hj. Rukayah serta tumbuh dalam lingkungan keluarga dan pendidikan pesantren.

Sejak masa kanak-kanak, Rahmat mendapatkan pendidikan keagamaan dalam lingkungan Pondok Pesantren Darussalam. Selama kurang lebih dua belas tahun, ia memperoleh pembinaan dan pendidikan langsung dari lingkungan pesantren, termasuk dari ayahnya. Pengalaman pendidikan pesantren tersebut kemudian menjadi salah satu fondasi yang memengaruhi perjalanan pendidikan, aktivitas akademik, dan pengabdiannya di bidang dakwah serta pemberdayaan masyarakat Islam.

Latar belakang pesantren yang kuat juga menjadi bagian penting dalam pembentukan perhatian akademiknya terhadap persoalan masyarakat, dakwah, kelembagaan Islam, dan pemberdayaan umat.

Pendidikan

Pendidikan formal Rahmat Ramdhani sejak tingkat dasar hingga perguruan tinggi memiliki keterkaitan erat dengan pendidikan Islam.

Ia menyelesaikan pendidikan:

  • Madrasah Ibtidaiyah Pondok Pesantren Darussalam, lulus 1995.
  • Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Darussalam, lulus 1998.
  • Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Darussalam, lulus 2001.
  • Sarjana (S-1) Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah, IAIN Raden Intan Lampung, lulus 2005.
  • Magister (S-2) Pengembangan Masyarakat Islam, Program Pascasarjana IAIN Raden Intan Lampung, lulus 2008.
  • Doktor (S-3) Pengembangan Masyarakat Islam, Program Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, lulus 2018.

Pendidikan tersebut menunjukkan konsistensi bidang keilmuan Rahmat Ramdhani, yang sejak jenjang sarjana hingga doktoral berfokus pada Pengembangan Masyarakat Islam.

Pendidikan pesantren yang ditempuh sejak tingkat dasar dan menengah kemudian berpadu dengan pendidikan akademik di bidang pengembangan masyarakat Islam. Kombinasi tersebut menjadi dasar bagi aktivitasnya sebagai akademisi sekaligus penggerak kegiatan sosial-keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

Karier akademik

Rahmat Ramdhani memulai perjalanan akademiknya di lingkungan perguruan tinggi Islam Bengkulu. Dalam perjalanan kariernya, ia tidak hanya menjalankan tugas sebagai dosen, tetapi juga dipercaya memegang berbagai posisi struktural dalam pengelolaan institusi.

Salah satu bidang yang menjadi bagian dari perjalanan akademiknya adalah Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam. Bidang tersebut kemudian menjadi dasar dalam berbagai aktivitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengelolaan kelembagaan perguruan tinggi.

Jabatan struktural di perguruan tinggi

Rahmat Ramdhani memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan perguruan tinggi. Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain:

Ketua Program Studi KPI dan Manajemen Dakwah

Pada periode 2013–2017, Rahmat Ramdhani dipercaya sebagai Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan Manajemen Dakwah (MD) IAIN Bengkulu.

Posisi tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam karier manajerialnya di lingkungan perguruan tinggi. Sebagai pimpinan program studi, ia berperan dalam pengelolaan akademik dan pengembangan program studi yang berada dalam rumpun keilmuan dakwah.

Pelaksana Tugas Ketua Program Studi Manajemen Dakwah

Pada 2017, ia juga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Program Studi Manajemen Dakwah.

Pengalaman tersebut memperluas keterlibatannya dalam pengelolaan akademik dan pengembangan kelembagaan di lingkungan fakultas.

Ketua Jurusan Dakwah

Pada periode 2017–2019, Rahmat Ramdhani menjabat sebagai Ketua Jurusan Dakwah Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Bengkulu.

Sebagai Ketua Jurusan, ia memiliki tanggung jawab dalam koordinasi dan pengembangan program-program akademik yang berada dalam rumpun keilmuan dakwah. Jabatan ini juga memperkuat pengalaman manajerialnya dalam mengelola unit akademik pada tingkat jurusan.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat

Pada periode 2019–2021, Rahmat Ramdhani dipercaya sebagai Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Posisi tersebut memiliki keterkaitan erat dengan bidang keilmuannya, yaitu Pengembangan Masyarakat Islam. Dalam posisi ini, aktivitas pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dari perjalanan profesionalnya sebagai akademisi.

Wakil Dekan I FUAD

Pada periode 2022–2025, Rahmat Ramdhani menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Sebagai Wakil Dekan I, bidang tugasnya berkaitan erat dengan pengelolaan akademik dan pengembangan pendidikan di tingkat fakultas. Jabatan ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum dirinya dipercaya menduduki posisi pimpinan universitas.

Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Sejak 2026, Rahmat Ramdhani dipercaya sebagai Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Dalam posisi tersebut, ia menjadi bagian dari jajaran pimpinan universitas yang mendukung pelaksanaan kebijakan dan pengembangan kelembagaan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Pengalaman sebelumnya sebagai Ketua Program Studi, Ketua Jurusan, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, dan Wakil Dekan menjadi bagian dari pengalaman manajerial yang mendukung kiprahnya pada tingkat universitas.

Organisasi profesi

Selain menjalankan tugas sebagai dosen dan pejabat struktural perguruan tinggi, Rahmat Ramdhani aktif dalam sejumlah organisasi profesi dan kelembagaan.

Ia tercatat pernah menjadi:

  • Ketua KORPRI Unit UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, sejak 2022.
  • Pengurus Perkumpulan Asosiasi Manajemen Dakwah Islam (PAMDI) pada periode 2017–2023.
  • Pengurus Asosiasi Program Studi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Wilayah Bengkulu pada periode 2016–2018.
  • Anggota Asosiasi Profesi Dakwah Indonesia (APDI).
  • Ketua Yayasan Darussalam Kota Bengkulu.

Keterlibatan tersebut memperlihatkan aktivitas Rahmat Ramdhani tidak hanya berada dalam lingkungan akademik, tetapi juga mencakup organisasi profesi, kelembagaan pendidikan, dan organisasi sosial-keagamaan.

Aktivitas dalam organisasi Islam

Rahmat Ramdhani juga aktif dalam sejumlah organisasi Islam di Bengkulu. Keterlibatannya terutama berkaitan dengan dakwah, pengembangan masyarakat, pendidikan keagamaan, dan kelembagaan umat.

Ia tercatat pernah dan sedang menjalankan sejumlah amanah organisasi, antara lain:

Majelis Ulama Indonesia

Rahmat Ramdhani tercatat sebagai Ketua I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bengkulu untuk periode 2021–2025 dan kembali untuk periode 2025–2030.

Nahdlatul Ulama

Dalam lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), ia menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bengkulu untuk masa khidmat 2024–2029.

Rabithoh Ma’ahid Islamiyah NU

Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Rabithoh Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Provinsi Bengkulu untuk masa khidmat 2019–2023.

RMI NU merupakan organisasi yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan pesantren dan pendidikan keagamaan dalam lingkungan Nahdlatul Ulama. Keterlibatan Rahmat Ramdhani dalam organisasi tersebut memiliki keterkaitan dengan latar belakang pendidikan pesantrennya.

Keluarga Besar Lembak Bengkulu

Pada periode 2025–2030, Rahmat Ramdhani tercatat sebagai pengurus Keluarga Besar Lembak Bengkulu (KBLB).

Berbagai keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas Rahmat Ramdhani mencakup tiga lingkungan utama, yaitu akademik, kelembagaan pendidikan, dan organisasi sosial-keagamaan.

Bidang keilmuan dan kajian

Sebagai akademisi dengan latar belakang Pengembangan Masyarakat Islam, Rahmat Ramdhani memiliki perhatian pada berbagai persoalan sosial-keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

Beberapa bidang yang tercermin dari riwayat penelitian dan aktivitas akademiknya meliputi:

  • pengembangan masyarakat Islam;
  • dakwah dan pemberdayaan masyarakat;
  • dakwah kultural;
  • komunikasi antarbudaya;
  • masyarakat multikultural;
  • pesantren dan pemberdayaan masyarakat;
  • komunikasi dakwah;
  • ekoteologi;
  • kehidupan sosial-keagamaan masyarakat; dan
  • pengembangan komunitas Islam.

Bidang-bidang tersebut memperlihatkan keterhubungan antara disiplin dakwah, komunikasi, pengembangan masyarakat, dan persoalan sosial kontemporer.

Penelitian

Rahmat Ramdhani memiliki sejumlah pengalaman penelitian yang berkaitan dengan dakwah dan pengembangan masyarakat Islam. Beberapa tema penelitian yang tercatat antara lain:

  1. Pola Interaksi Masyarakat Beda Agama, dengan studi di Desa Talang Benuang, Kabupaten Seluma.
  2. Reposisi Rumah Ibadah di Bengkulu Tengah.
  3. Dakwah Kultural Masyarakat Lembak Kota Bengkulu.
  4. Implementasi Dakwah Bil Qalam, dengan kajian terhadap dai di Kota Bengkulu.
  5. Model Komunikasi Antarbudaya, khususnya mengenai interaksionisme simbolik dai etnis pendatang dalam penyampaian pesan dakwah di Kota Bengkulu.
  6. Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Islam.
  7. Eksistensi Pesantren dalam Pemberdayaan Masyarakat di Era Disrupsi, dengan kajian terhadap pesantren salaf dan modern di Indonesia.
  8. Circle Islamic Community Development.
  9. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekoteologi, dengan kajian di Kota Tua Jakarta, Semarang, dan Yogyakarta.

Tema-tema penelitian tersebut menunjukkan perhatian yang cukup luas terhadap hubungan antara agama, masyarakat, dakwah, komunikasi, pesantren, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dakwah dan pemberdayaan masyarakat

Salah satu karakteristik kajian Rahmat Ramdhani adalah upayanya menghubungkan dakwah dengan pemberdayaan masyarakat. Dalam perspektif tersebut, dakwah tidak hanya dipahami sebagai aktivitas penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga sebagai bagian dari proses penguatan kapasitas dan kemandirian masyarakat.

Kajian mengenai dakwah kultural, komunikasi antarbudaya, masyarakat berbeda agama, pesantren, dan pemberdayaan masyarakat menunjukkan perhatian terhadap bagaimana nilai-nilai Islam berinteraksi dengan realitas sosial yang beragam.

Pendekatan tersebut juga tercermin dalam penelitian mengenai dakwah kultural masyarakat Lembak, komunikasi antarbudaya, serta pemberdayaan masyarakat berbasis ekoteologi.

Perhatian terhadap pesantren

Latar belakang pendidikan pesantren turut memengaruhi perhatian Rahmat Ramdhani terhadap isu-isu kepesantrenan. Salah satu penelitian yang dilakukannya membahas eksistensi pesantren dalam pemberdayaan masyarakat di era disrupsi, dengan melihat keberadaan pesantren salaf dan modern di Indonesia.

Perhatian terhadap pesantren juga berkaitan dengan keterlibatannya dalam Rabithoh Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) serta aktivitas kelembagaan pendidikan Islam.

Pengabdian kepada masyarakat

Bidang pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari perjalanan akademiknya. Hal tersebut sejalan dengan latar belakang keilmuannya dalam Pengembangan Masyarakat Islam dan pengalaman sebagai Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat pada 2019–2021.

Pengalaman tersebut memperkuat keterlibatannya dalam mengembangkan hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, khususnya melalui pendekatan pengembangan masyarakat berbasis keislaman.

Perjalanan karier

Perjalanan karier Rahmat Ramdhani dapat diringkas dalam beberapa tahap utama:

Periode Jabatan
2013–2017 Ketua Program Studi KPI dan Manajemen Dakwah IAIN Bengkulu
2017 Plt. Ketua Program Studi Manajemen Dakwah
2017–2019 Ketua Jurusan Dakwah FUAD IAIN Bengkulu
2019–2021 Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat
2022–2025 Wakil Dekan I FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
2026–sekarang Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Rangkaian jabatan tersebut menunjukkan perkembangan karier dari pengelolaan program studi dan jurusan menuju pengelolaan fakultas, kemudian ke tingkat pimpinan universitas.

Kehidupan pribadi

Rahmat Ramdhani berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang kuat dalam pendidikan dan tradisi pesantren. Pengalaman hidup di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam selama masa pendidikan awal menjadi salah satu unsur penting dalam perjalanan intelektual dan pengabdiannya.

Dalam kehidupan keluarga, ia telah berkeluarga. Untuk menjaga privasi keluarga, informasi mengenai alamat tempat tinggal, identitas anak, dan data keluarga yang bersifat pribadi tidak dicantumkan dalam profil ini.

Penghargaan dan kontribusi

Perjalanan Rahmat Ramdhani di bidang akademik dan kelembagaan menunjukkan kontribusi pada pengembangan pendidikan tinggi Islam di Bengkulu. Pengalamannya sebagai pengelola program studi, jurusan, pusat pengabdian, wakil dekan, hingga wakil rektor memperlihatkan keterlibatannya dalam berbagai tingkatan pengelolaan institusi pendidikan tinggi.

Di luar kampus, aktivitasnya dalam MUI, Nahdlatul Ulama, RMI NU, organisasi profesi, dan yayasan pendidikan memperluas ruang pengabdiannya pada masyarakat.

Lihat pula

  • UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah
  • Pengembangan Masyarakat Islam
  • Dakwah Islam
  • Nahdlatul Ulama
  • Majelis Ulama Indonesia
  • Pendidikan pesantren

Ringkasan

Dr. Rahmat Ramdhani, S.Sos.I., M.Sos.I. merupakan akademisi bidang Pengembangan Masyarakat Islam yang memiliki pengalaman panjang dalam pendidikan tinggi, pengelolaan kelembagaan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan organisasi sosial-keagamaan. Pendidikan formalnya ditempuh secara konsisten dalam bidang Pengembangan Masyarakat Islam, mulai dari jenjang sarjana hingga doktor.

Kariernya di lingkungan perguruan tinggi Islam Bengkulu berkembang dari pengelolaan program studi, jurusan, pusat pengabdian kepada masyarakat, hingga menjadi Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah. Sejak 2026, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Dengan latar belakang pesantren, pendidikan akademik di bidang Pengembangan Masyarakat Islam, serta pengalaman dalam organisasi akademik dan sosial-keagamaan, Rahmat Ramdhani memiliki kiprah pada persinggungan antara pendidikan tinggi Islam, dakwah, pemberdayaan masyarakat, pesantren, dan kehidupan sosial-keagamaan masyarakat Bengkulu.

Redaktur; by Imam Mubarok (Humas FUAD)