You are currently viewing Pendampingan Borang SPI dan BKI FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Hadirkan Wakil Rektor I dan Asesor BAN-PT

Pendampingan Borang SPI dan BKI FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Hadirkan Wakil Rektor I dan Asesor BAN-PT

Bengkulu, 2 Juni 2026 – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus mematangkan persiapan akreditasi Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) dan Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) melalui kegiatan Pendampingan Borang Akreditasi SPI dan BKI yang dilaksanakan pada Selasa, 2 Juni 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai di Ruang Akreditasi FUAD.

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Asnaini, M.A. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Yusmita, M.Ag., Dr. Robeet Thadi, M.Si., beserta beberapa kepala pusat di lingkungan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).

Dari unsur pimpinan fakultas hadir Prof. Dr. Suryani, M.Ag., Dr. Nelly Marhayati, M.Si., Dr. Ismail, M.Ag., dan Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I.. Turut hadir pula Meki Johendra, M.Ag. selaku Ketua Prodi SPI, Dr. M. Nikman Naser, M.Pd. selaku Ketua Prodi BKI, serta seluruh tim borang dan tim pendukung akreditasi FUAD.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pembahasan dan penelaahan mendalam terhadap dokumen akreditasi, mulai dari kelengkapan data, kesesuaian indikator penilaian, hingga penguatan bukti-bukti kinerja program studi. Pendampingan ini menjadi bagian penting dalam memastikan dokumen yang disusun telah memenuhi standar dan kriteria yang ditetapkan.

Sebagai asesor internal UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sekaligus asesor BAN-PT, Prof. Dr. Yusmita, M.Ag. memberikan berbagai masukan strategis kepada tim borang. Beliau menekankan pentingnya keselarasan antara data, narasi, dan dokumen pendukung yang disajikan dalam borang akreditasi.

“Dokumen akreditasi harus mampu menggambarkan kondisi program studi yang sebenarnya. Setiap capaian yang dituliskan harus didukung oleh data yang valid, terukur, dan mudah ditelusuri. Selain itu, narasi yang disusun perlu menunjukkan keunggulan program studi, dampak kinerjanya, serta upaya perbaikan berkelanjutan yang telah dilakukan,” ungkap Prof. Yusmita.

Beliau juga mengingatkan bahwa akreditasi bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan cerminan budaya mutu yang telah dijalankan oleh program studi dan fakultas.

“Akreditasi bukan hanya tentang dokumen, tetapi tentang bagaimana mutu itu benar-benar diimplementasikan dalam proses pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola program studi. Karena itu, seluruh unsur harus bersinergi untuk menunjukkan praktik-praktik terbaik yang telah dilakukan selama ini,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan FUAD, Prof. Dr. Suryani, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta pendampingan yang diberikan oleh pimpinan universitas, asesor internal, dan tim LPM.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan pendampingan dari Wakil Rektor I, Prof. Yusmita selaku asesor internal, Ketua LPM, serta seluruh tim yang telah memberikan masukan yang konstruktif. Pendampingan ini menjadi langkah penting dalam menyempurnakan dokumen akreditasi SPI dan BKI sehingga mampu menggambarkan capaian dan kualitas yang dimiliki kedua program studi secara optimal,” ujar Dekan FUAD.

Senada dengan itu, Wakil Dekan I FUAD, Dr. Nelly Marhayati, M.Si., menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam membangun budaya mutu dan meningkatkan kualitas layanan akademik.

“Melalui pendampingan ini, kami memperoleh banyak masukan yang sangat berharga untuk memperkuat dokumen akreditasi. Kami optimistis dengan kerja sama seluruh tim dan dukungan dari pimpinan universitas, SPI dan BKI dapat menghadapi proses akreditasi dengan lebih siap dan memperoleh hasil yang terbaik,” tuturnya.

Melalui kegiatan pendampingan ini, FUAD berharap proses penyusunan dan penyempurnaan borang akreditasi Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) dan Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) dapat berjalan secara maksimal, sehingga semakin memperkuat budaya mutu dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Redaktur: Tim Humas FUAD