Bengkulu, 16 Oktober 2026 — Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Masjid Nurul Hidayah, Jumat (16/10/2026), pukul 15.30 WIB. Kegiatan ini mengangkat tema “Meneladani Kedermawanan Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sosial” sebagai upaya memperkuat nilai kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, dosen dan mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah berupaya mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I., hadir sebagai narasumber utama dengan menyampaikan materi tentang keteladanan kedermawanan Rasulullah SAW berdasarkan Al-Qur’an dan hadis. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penyampaian materi, serta sesi tanya jawab bersama jamaah Masjid Nurul Hidayah.
Dalam pemaparannya, Dr. Wira menjelaskan bahwa kedermawanan merupakan salah satu akhlak mulia yang perlu diteladani oleh setiap Muslim. Sikap dermawan tidak hanya diwujudkan melalui pemberian harta atau bantuan materi, tetapi juga melalui kesediaan berbagi ilmu, tenaga, waktu, perhatian, dan pertolongan kepada sesama.
Salah satu landasan Al-Qur’an mengenai pentingnya berbagi terdapat dalam Surah Ali ‘Imran ayat 92 yang menegaskan bahwa seseorang tidak akan memperoleh kebajikan yang sempurna sebelum menginfakkan sebagian harta yang dicintainya. Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kedermawanan membutuhkan keikhlasan dan ketulusan dalam memberikan manfaat kepada orang lain.
Keteladanan Rasulullah SAW juga menjadi landasan penting dalam membangun karakter dermawan. Dalam hadis riwayat Bukhari, Ibnu Abbas menggambarkan Rasulullah SAW sebagai sosok yang paling dermawan, bahkan kedermawanan beliau semakin besar ketika bulan Ramadan.
Nilai kedermawanan perlu diwujudkan dalam tindakan nyata dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Membantu tetangga yang mengalami kesulitan, menyisihkan sebagian rezeki bagi yang membutuhkan, berbagi ilmu, serta memberikan pertolongan dengan ikhlas merupakan bentuk sederhana dalam meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Kegiatan berlangsung khidmat dan mendapat perhatian dari para jamaah. Pada sesi tanya jawab, jamaah memperoleh kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai penerapan nilai-nilai kedermawanan dalam kehidupan bermasyarakat. Diskusi tersebut juga menegaskan pentingnya sikap saling membantu, memperkuat solidaritas, dan menjaga keharmonisan sosial.
Kegiatan ini melibatkan dosen Prodi Manajemen Dakwah, yaitu Dr. Ashadi Cahyadi, M.A.; Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I.; Asti Haryati, M.Pd.; Indah Masruroh, M.A.; Dr. Rahmat Ramdhani, M.Sos.I.; dan Ihsan Rahmat, M.P.A.
Adapun mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut adalah Hoyi Abdiwan, M. Andra Utama, Adityo Varza, Weni Sisri Puspita, Rozah Linah, dan Suci Nurpadila.
Keterlibatan dosen dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bagi mahasiswa, kegiatan ini merupakan kesempatan untuk menerapkan ilmu Manajemen Dakwah secara langsung, mengembangkan keterampilan komunikasi, memperkuat kerja sama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Pengalaman tersebut juga memperluas pemahaman mahasiswa bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah, tetapi dapat diwujudkan melalui keteladanan, pelayanan, dan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan semangat “Loyalitas untuk Islam, Dakwah Berkelanjutan” yang menekankan pentingnya komitmen dalam menyampaikan dan mengamalkan ajaran Islam secara konsisten. Masjid sebagai pusat ibadah juga memiliki peran strategis dalam memperkuat pembelajaran keagamaan, silaturahmi, dan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan ini, Prodi Manajemen Dakwah FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat guna membangun kehidupan sosial yang harmonis, menumbuhkan budaya berbagi, dan mewujudkan dakwah yang humanis serta berkelanjutan.
Tim Humas FUAD
