You are currently viewing Wakil Dekan III FUAD Terima Kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI di Masjid Jamik Bersejarah Bengkulu

Wakil Dekan III FUAD Terima Kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI di Masjid Jamik Bersejarah Bengkulu

Bengkulu, 11 September 2026 — Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Masjid Jamik Bersejarah Bengkulu, menerima kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, di Masjid Jamik Bersejarah Bengkulu, Jumat (11/9/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung pada pukul 12.00 hingga 13.15 WIB dan diawali dengan pelaksanaan Salat Jumat yang diikuti oleh jamaah serta sejumlah tamu undangan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Haji dan Umrah Bengkulu beserta jajaran serta sejumlah unsur pimpinan daerah Bengkulu.

Dalam pelaksanaan Salat Jumat, Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I. dipercaya untuk menyampaikan khutbah sekaligus menjadi imam. Pelaksanaan Salat Jumat berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan.

Usai Salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan bincang bersama. Dalam suasana penuh keakraban, Dr. Wira Hadi Kusuma bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah RI membahas berbagai hal terkait sejarah, keberadaan, serta perkembangan Masjid Jamik Bersejarah Bengkulu.

Pembahasan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih jauh nilai sejarah Masjid Jamik Bengkulu sebagai salah satu masjid bersejarah yang memiliki kedudukan penting dalam perjalanan kehidupan keislaman masyarakat Bengkulu.

Masjid Jamik Bersejarah Bengkulu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga memiliki nilai historis, keagamaan, dan sosial yang erat dengan perkembangan kehidupan masyarakat Bengkulu. Keberadaannya menjadi bagian dari warisan sejarah Islam yang perlu terus dirawat, dilestarikan, dan dikenalkan kepada generasi mendatang.

Kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan perhatian terhadap keberadaan dan pelestarian masjid-masjid bersejarah di Indonesia, khususnya Masjid Jamik Bersejarah Bengkulu. Selain sebagai tempat ibadah, masjid bersejarah juga memiliki potensi sebagai ruang edukasi, penguatan nilai keislaman, serta pengembangan kebudayaan dan sejarah lokal.

Bagi FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan peran sivitas akademika dalam menjaga hubungan dengan berbagai elemen masyarakat serta berkontribusi dalam pelestarian nilai-nilai sejarah dan keislaman di Bengkulu.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi sarana silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai pengembangan kehidupan keagamaan, penguatan fungsi masjid, serta upaya menjaga warisan sejarah keislaman di Bengkulu.

Tim Humas FUAD