You are currently viewing Kaprodi BSA FUAD Raih Predikat Lulusan Terbaik Program Doktor Studi Islam UIN FAS Bengkulu

Kaprodi BSA FUAD Raih Predikat Lulusan Terbaik Program Doktor Studi Islam UIN FAS Bengkulu

Bengkulu — Kabar membanggakan kembali datang dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Dr. Abdul Aziz Al-Khumairi, M.Hum., Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) FUAD, berhasil meraih predikat Lulusan Terbaik Program Studi Studi Islam Program Doktor (S3) Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Tahun 2026.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar FUAD. Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai Ketua Program Studi BSA, Abdul Aziz berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya dengan capaian akademik yang sangat baik. Ia tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Studi Islam Program Doktor dengan NIM 2323780031.

Penghargaan sebagai lulusan terbaik tersebut disahkan melalui Sertifikat Penghargaan Nomor 1827/UN.23/D/PP.00.9/09/2026 yang ditandatangani oleh Direktur Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Zubaedi, M.Ag., M.Pd.

Capaian tersebut melengkapi keberhasilan Abdul Aziz setelah mengikuti Ujian Terbuka Promosi Doktor pada 21 April 2026. Dalam proses akademiknya, ia berhasil menyelesaikan 47 SKS dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 dan meraih predikat kelulusan Cumlaude.

Disertasi tentang Kesantunan Berbahasa dalam Al-Qur’an

Dalam menyelesaikan studi doktoralnya, Abdul Aziz mengangkat disertasi berjudul “Kesantunan Berbahasa Kisah Nabi Ibrahim AS dalam Al-Qur’an: Analisis Kritis terhadap Teori Brown dan Levinson.”

Disertasi tersebut mengkaji secara mendalam konsep kesantunan berbahasa dalam kisah Nabi Ibrahim AS yang terdapat dalam Al-Qur’an dengan menggunakan perspektif pragmatik. Penelitian ini sekaligus memberikan analisis kritis terhadap teori kesantunan yang dikembangkan oleh Penelope Brown dan Stephen C. Levinson.

Kajian tersebut memperlihatkan upaya Abdul Aziz dalam mempertemukan kajian bahasa, pragmatik, dan studi Al-Qur’an. Pendekatan tersebut sekaligus menunjukkan karakter keilmuan yang selama ini menjadi bagian dari bidang akademiknya, khususnya dalam kajian Bahasa dan Sastra Arab, linguistik, pragmatik, dan komunikasi Qur’ani.

Disertasi tersebut berhasil dipertahankan di hadapan tim penguji dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor dan memperoleh nilai A.

Dekan FUAD Apresiasi Prestasi Kaprodi BSA

Dekan FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Suryani, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Abdul Aziz. Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi FUAD dan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

“Selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dr. Abdul Aziz Al-Khumairi atas capaian sebagai lulusan terbaik Program Doktor Studi Islam UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan, terlebih beliau mampu menyelesaikan studi doktoral di tengah tanggung jawabnya sebagai Ketua Program Studi BSA,” ujar Prof. Suryani.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan akademik harus berjalan seiring dengan pengembangan kapasitas keilmuan.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para dosen dan pengelola program studi di lingkungan FUAD untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik, produktivitas keilmuan, dan kualitas pengabdian kepada institusi dan masyarakat,” tambahnya.

Dekan FUAD juga berharap keilmuan yang diperoleh Abdul Aziz selama menempuh pendidikan doktoral dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pengembangan pendidikan, penelitian, dan penguatan keilmuan di lingkungan FUAD.

Menjadi Inspirasi bagi Sivitas Akademika FUAD

Bagi FUAD, prestasi Abdul Aziz memiliki makna strategis karena menunjukkan komitmen fakultas dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya para dosen yang sekaligus memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan program studi.

Sebagai Ketua Program Studi BSA, Abdul Aziz diharapkan dapat semakin memperkuat pengembangan akademik dan tata kelola program studi dengan bekal keilmuan yang diperolehnya pada jenjang doktoral. Capaian tersebut juga menjadi contoh bahwa peningkatan kualifikasi akademik dapat berjalan beriringan dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kelembagaan.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat mendorong dosen-dosen FUAD lainnya untuk terus mengembangkan kapasitas akademik, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menghasilkan penelitian berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan keilmuan Islam.

Syukur dan Komitmen untuk Berkontribusi

Atas capaian yang diraihnya, Abdul Aziz menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas seluruh dukungan yang diberikan selama proses pendidikan doktoral.

“Alhamdulillah, keberhasilan ini adalah buah dari proses panjang, doa, dan konsistensi. Semoga ilmu yang didapatkan dari jenjang S3 Studi Islam ini membawa keberkahan dan kebermanfaatan yang lebih luas bagi dunia pendidikan dan masyarakat.”

Ia berharap gelar doktor dan penghargaan sebagai lulusan terbaik tidak menjadi akhir dari proses belajar, melainkan menjadi momentum untuk meningkatkan kontribusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan Islam.

Prestasi Dr. Abdul Aziz Al-Khumairi, M.Hum. menjadi salah satu catatan membanggakan bagi FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Capaian tersebut sekaligus menegaskan komitmen fakultas untuk terus membangun budaya akademik yang unggul, mendorong peningkatan kualifikasi dosen, serta melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi keilmuan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Tim Humas FUAD