Bengkulu, 5 September 2026 — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melaksanakan kegiatan Yudisium Fakultas yang diikuti oleh sebanyak 165 peserta. Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Sabtu (5/9/2026), mulai pukul 07.50 WIB hingga selesai.
Yudisium menjadi salah satu momentum penting bagi mahasiswa setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan akademiknya. Selain menjadi bentuk pengukuhan kelulusan di tingkat fakultas, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi dan pembekalan bagi para lulusan sebelum melangkah ke tahap kehidupan berikutnya, baik dalam dunia kerja, pengabdian kepada masyarakat, maupun melanjutkan pendidikan.
Kegiatan yudisium dihadiri oleh Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rahmat Ramdhani, M.Sos.I., Dekan FUAD beserta Wakil Dekan I, II, dan III, para dosen di lingkungan FUAD, serta tenaga kependidikan (Tendik) FUAD.
Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan unsur mahasiswa. Panitia pelaksana dikomandoi oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas, dengan pelaksanaan dan arah kegiatan mendapatkan pembinaan dari Wakil Dekan I FUAD. Kolaborasi antara unsur pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan pelaksanaan yudisium.
Dekan FUAD: Jangan Pernah Lupakan Orang Tua dan Orang yang Berjasa
Dalam sambutannya, Dekan FUAD menyampaikan pesan kepada seluruh peserta yudisium agar tidak hanya membawa gelar akademik setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi juga membawa nilai-nilai kebaikan yang telah dipelajari selama berada di lingkungan kampus.
Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah agar para lulusan tidak melupakan orang tua serta orang-orang yang telah berjasa dalam perjalanan pendidikan mereka.
“Jangan lupakan orang tua dan orang-orang yang telah berjasa dalam perjalanan kita,” pesan Dekan kepada para peserta yudisium.
Menurutnya, keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya lahir dari usaha pribadi, tetapi juga terdapat doa, dukungan, pengorbanan, dan kontribusi banyak pihak yang menyertai perjalanan tersebut.
Selain itu, Dekan menekankan pentingnya menjaga integritas setelah para mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Integritas, menurutnya, merupakan modal penting yang harus terus dijaga di mana pun para lulusan berada.
Para lulusan juga diingatkan untuk membawa nilai-nilai kebaikan yang telah dipelajari selama menempuh pendidikan di FUAD. Ilmu yang diperoleh tidak cukup hanya menjadi pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, karya, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Jangan Takut Memulai dari Bawah
Dalam pesannya kepada para lulusan, Dekan FUAD juga mengingatkan agar mereka tidak takut untuk memulai sesuatu dari bawah.
Memulai karier dari posisi sederhana bukanlah sesuatu yang harus dianggap sebagai kegagalan. Justru dari proses tersebut seseorang dapat belajar, membangun pengalaman, meningkatkan kemampuan, serta membuktikan kualitas dirinya.
“Jangan takut untuk mulai dari bawah,” menjadi salah satu pesan yang ditekankan kepada para peserta yudisium.
Dekan juga berpesan agar para lulusan tidak mudah menyalahkan pendidikan yang telah ditempuh ketika menghadapi kesulitan atau belum mendapatkan keberhasilan yang diharapkan.
“Jika belum berhasil, jangan salahkan pendidikan kita,” pesan Dekan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan membutuhkan proses, ketekunan, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar. Pendidikan yang telah ditempuh hendaknya menjadi bekal untuk terus berkembang, bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan seseorang.
Menjadi Awal Perjalanan Baru
Yudisium FUAD dengan 165 peserta tersebut menjadi momentum penanda berakhirnya satu fase perjalanan akademik sekaligus awal bagi perjalanan baru para lulusan.
Setelah menyelesaikan pendidikan, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus berkomitmen untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keislaman yang dapat menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Dengan berakhirnya kegiatan yudisium, para lulusan diharapkan mampu melangkah dengan penuh optimisme dan keyakinan, membawa ilmu dan nilai-nilai kebaikan dari kampus untuk diwujudkan dalam kehidupan nyata.

Tim Humas FUAD
