You are currently viewing Biografi Poppi Damayanti, M.Si. Dosen Komunikasi Penyiaran Islam FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Biografi Poppi Damayanti, M.Si. Dosen Komunikasi Penyiaran Islam FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Poppi Damayanti, M.Si. adalah akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang Ilmu Komunikasi yang berkiprah di lingkungan perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu. Ia merupakan dosen pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dengan jabatan fungsional Lektor.

Bidang keilmuan dan aktivitas akademiknya meliputi komunikasi pembangunan, komunikasi organisasi, komunikasi publik, komunikasi pemasaran, komunikasi antarbudaya, komunikasi persuasi, sosiologi komunikasi, hubungan masyarakat, literasi media dan digital, komunikasi gender, komunikasi keluarga, komunikasi politik, serta perlindungan perempuan dan anak.

Selain menjalankan tugas sebagai dosen, Poppi Damayanti aktif dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, survei sosial, pengembangan literasi digital, serta kegiatan organisasi profesi dan kemasyarakatan. Pengalaman profesionalnya mencakup penelitian dan survei berskala daerah maupun nasional yang melibatkan perguruan tinggi, lembaga pemerintah, lembaga negara, perusahaan, dan organisasi penelitian.

Pendidikan

Poppi Damayanti menempuh pendidikan dasar dan menengah di Kota Bengkulu. Ia menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 2 Bengkulu pada tahun 1995.

Pada jenjang pendidikan tinggi, ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bengkulu, pada bidang Ilmu Kesejahteraan Sosial. Pendidikan sarjana tersebut diselesaikannya pada tahun 2000.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia melanjutkan studi magister di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, pada bidang Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan. Pendidikan magister tersebut diselesaikan pada tahun 2003.

Latar belakang pendidikan Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Komunikasi Pembangunan kemudian menjadi landasan dalam pengembangan bidang akademik dan penelitian Poppi Damayanti, khususnya dalam mengkaji hubungan antara komunikasi, masyarakat, pembangunan, media, dan perubahan sosial.

Awal karier akademik

Karier akademik Poppi Damayanti telah dimulai sejak masa awal setelah menyelesaikan pendidikan magister. Pada tahun 2003, ia menjadi asisten pengajar di Institut Pertanian Bogor. Dalam kegiatan tersebut, ia terlibat dalam pengajaran dan praktikum pada bidang Hubungan Masyarakat, Penyuluhan, Pembinaan Kelompok, Dinamika Kelompok, dan Dasar-Dasar Jurnalistik.

Pengalaman tersebut menjadi bagian awal dari keterlibatannya dalam dunia pendidikan tinggi dan penelitian sosial.

Selain kegiatan akademik di IPB, pada periode awal kariernya ia juga terlibat dalam berbagai penelitian sosial dan pembangunan. Pengalaman penelitian lapangan tersebut kemudian menjadi salah satu karakteristik dalam perjalanan profesionalnya sebagai akademisi.

Karier sebagai dosen

Pada tahun 2005, Poppi Damayanti mulai menjalankan tugas sebagai dosen tetap berstatus aparatur sipil negara di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam di Bengkulu yang kemudian berkembang menjadi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Dalam perjalanan karier akademiknya, ia memperoleh jabatan fungsional Asisten Ahli, kemudian berkembang hingga menduduki jabatan fungsional Lektor.

Sebagai dosen, ia berkiprah pada bidang ilmu komunikasi dan menjalankan tugas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Homebase akademiknya berada pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Selain mengajar di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Poppi Damayanti juga memiliki pengalaman sebagai dosen luar biasa di beberapa perguruan tinggi.

Pada 2002–2004, ia mengajar sebagai dosen luar biasa di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta.

Pada 2005–2009, ia mengajar pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Selanjutnya, pada 2009–2015, ia mengajar pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Sejak 2018, ia juga terlibat dalam pembelajaran jarak jauh sebagai tutor online Universitas Terbuka, dengan tugas antara lain memfasilitasi pembelajaran mahasiswa, mengevaluasi tugas, serta mendukung proses pembelajaran melalui platform digital.

Bidang pengajaran

Dalam menjalankan tugas pendidikan, Poppi Damayanti mengampu sejumlah mata kuliah yang berada dalam rumpun ilmu komunikasi. Beberapa bidang mata kuliah yang menjadi bagian dari pengalaman pengajarannya antara lain:

  • Ilmu Komunikasi;
  • Komunikasi Organisasi;
  • Komunikasi Antarbudaya;
  • Komunikasi Persuasi;
  • Sosiologi Komunikasi;
  • Komunikasi Publik;
  • Komunikasi Pemasaran;
  • Hubungan Masyarakat;
  • Literasi Media; dan
  • kajian komunikasi dalam masyarakat dan media digital.

Pendekatan pengajarannya menghubungkan teori komunikasi dengan persoalan sosial dan perkembangan masyarakat, termasuk perubahan pola komunikasi akibat perkembangan teknologi digital dan media sosial.

Penelitian

Poppi Damayanti memiliki pengalaman panjang dalam penelitian akademik, penelitian sosial, survei nasional, dan riset kebijakan. Kegiatan penelitian tersebut dilakukan sejak awal dekade 2000-an dan mencakup berbagai wilayah di Indonesia.

Penelitian akademik dan pengabdian di Bengkulu

Pada 2026, melalui LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Poppi Damayanti tercatat sebagai ketua tim peneliti dalam penelitian berjudul:

“Perilaku Komunikasi Penyandang Disabilitas di Media Sosial: Kajian Akses, Interaksi, dan Tantangan Inklusi Digital di Provinsi Bengkulu.”

Penelitian tersebut berfokus pada penggunaan media sosial oleh penyandang disabilitas serta persoalan akses, interaksi, dan inklusi dalam ruang digital di Provinsi Bengkulu.

Pada 2025, ia menjadi ketua tim penelitian mengenai:

“Profil Korban Inses di Provinsi Bengkulu dalam Perspektif Perilaku Komunikasi.”

Penelitian tersebut dilaksanakan melalui LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan mengkaji persoalan komunikasi yang berkaitan dengan korban kekerasan dalam konteks sosial dan keluarga.

Pada 2024, ia terlibat sebagai pendamping dan peneliti utama dalam kegiatan:

“Pendampingan Literasi Digital Upaya Pencegahan Pornografi dan Kekerasan Seksual pada Gen Alpha Kota Bengkulu.”

Kegiatan tersebut menggabungkan pendekatan literasi digital dengan edukasi dan pencegahan risiko yang dihadapi anak dalam lingkungan media digital.

Pada 2022, ia juga terlibat dalam kegiatan Pendampingan Literasi Digital pada Remaja Kota Bengkulu, dengan fokus pada peningkatan pemahaman dan kemampuan remaja dalam menggunakan media digital secara lebih aman dan bertanggung jawab.

Pengalaman penelitian dan survei nasional

Selain penelitian akademik, Poppi Damayanti memiliki pengalaman dalam berbagai survei nasional dan penelitian kebijakan.

Komisi Yudisial Republik Indonesia

Pada Oktober–November 2025, ia bertugas sebagai Koordinator Wilayah dalam Survei Pengukuran Indeks Integritas Hakim Tahun 2025 yang dilaksanakan untuk Komisi Yudisial Republik Indonesia.

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu

Pada Maret–Mei 2021, ia terlibat sebagai Peneliti Senior dalam penelitian Riset Partisipasi Masyarakat pada Pemilihan Umum dan Pilkada Serentak yang dilaksanakan bersama KPU Provinsi Bengkulu.

PT PLN (Persero)

Poppi Damayanti beberapa kali dipercaya sebagai Koordinator Provinsi dalam survei kepuasan pelanggan PT PLN (Persero), yaitu:

  • Maret–April 2016;
  • Agustus–September 2017;
  • Maret–April 2018; dan
  • Oktober–November 2019.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Survei Indonesia.

Program Nusantara Sehat

Pada Mei–Juni 2018 dan Mei–Juni 2019, ia terlibat sebagai Supervisor Tim Lapangan dalam Survei Nasional Nusantara Sehat. Kegiatan tersebut berkaitan dengan evaluasi kondisi dan layanan kesehatan masyarakat dan melibatkan TNP2K/DEFINIT.

Survei LARAP PLTA Sungai Endikat

Pada Maret 2020–Maret 2021, ia bertugas sebagai Koordinator Lapangan dalam survei Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP) PLTA Sungai Endikat, yang mencakup wilayah Kota Pagar Alam dan Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama PT EBK dan LPM Equator.

Optimalisasi PLIK

Pada Juli 2013–Mei 2014, ia menjadi Koordinator Provinsi dalam program Pendampingan Optimalisasi Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan oleh PT INNAKO bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Program tersebut berkaitan dengan pemanfaatan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi di tingkat masyarakat.

Program pembangunan dan pemberdayaan

Pada 2012, Poppi Damayanti menjadi koordinator dalam beberapa kegiatan survei pembangunan, antara lain:

  • Survei Evaluasi Dampak Program PNPM Green 2012, bersama LPM Equator;
  • Survei Kuantitatif Dampak P2KP (Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan) di wilayah Bengkulu dan Sumatera Selatan, bersama PT Prismaita Cipta Kreasi.

Pada 2011, ia juga menjadi Koordinator Wilayah dalam Pendataan Nasional Penerima Konversi Minyak Tanah ke Gas Elpiji 3 Kg, yang dilaksanakan bersama SEHATI Jakarta.

Penelitian pada periode awal karier

Pada periode 2001–2004, Poppi Damayanti terlibat dalam sejumlah penelitian sosial, ekonomi, pembangunan, dan kebijakan.

Pada 2001, ia menjadi peneliti lapangan dalam Survei Nasional Jaring Pengaman Sosial Bidang Kesehatan (JPS-BK) yang melibatkan Departemen Kesehatan Republik Indonesia dan PIMU-PKBI Bengkulu.

Pada tahun yang sama, ia juga terlibat dalam Studi Awal Desa Target BRDP Bengkulu Selatan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Pada 2003, ia menjadi peneliti dan analis data dalam penelitian mengenai persepsi konsumen terhadap produk mi Indofood di wilayah Jambi dan Sumatera Selatan, yang melibatkan PT Indofood Tbk dan LPSDM IPB.

Pada periode Juli–Desember 2003, ia terlibat dalam Evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) di wilayah Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Barat, bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan IPB.

Pada 2004, ia terlibat dalam beberapa kegiatan penelitian dan perumusan kebijakan, termasuk Pengembangan Produk Perikanan Bernilai Tambah bersama Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan FPIK IPB, serta program Sustainable Capacity Building for Decentralization (SCBD) Kabupaten Bogor yang melibatkan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Departemen Dalam Negeri, Asian Development Bank, dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Publikasi ilmiah

Poppi Damayanti aktif menghasilkan karya ilmiah dalam bidang komunikasi dan kajian sosial. Publikasinya mencakup artikel jurnal, buku, monograf, dan karya ilmiah kolaboratif.

Buku dan monograf

Beberapa buku dan monograf yang tercatat dalam portofolio akademiknya antara lain:

  1. Komunikasi Pariwisata (2026).
  2. Potret Sekolah ‘Aisyiyah di Provinsi Bengkulu, karya bersama.
  3. Cahaya dari Ruang Belajar: Membangun Generasi, Meneguhkan Peradaban, karya bersama.

Artikel ilmiah tahun 2026

Pada tahun 2026, sejumlah karya ilmiah yang tercatat dalam portofolionya meliputi:

  1. “Post-Trauma Communication Behavior of Incest Victims in Bengkulu: A Qualitative Study Using the Spiral of Silence Framework.”
  2. “Musik Sebagai Media Kritik Sosial: Analisis Semiotika Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’ Karya Band Sukatani.”
  3. “Strategi Komunikasi Lulus Kuliah Tepat Waktu.”
  4. “Analisis Komunikasi dan Pengaruhnya terhadap Persepsi Konsumen: Peran Doktif dalam Mengungkap Kecurangan Skincare.”
  5. “Digital Communication Competence of Foster Children: An Evaluation of the Four Pillars of Media Literacy at LKSA Kasih Ibu Bengkulu.”
  6. “Peningkatan Kualitas Komunikasi Keluarga melalui Temu Kapasitas Penguatan Anak dan Keluarga.”
  7. “Pendampingan Literasi Digital Upaya Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) pada Gen Alpha di Kota Bengkulu.”

Karya-karya tersebut menunjukkan perkembangan fokus penelitian Poppi Damayanti menuju isu komunikasi digital, perlindungan anak, komunikasi keluarga, kekerasan berbasis gender, dan kelompok rentan.

Artikel ilmiah tahun 2025

Publikasi yang tercatat pada 2025 antara lain:

  1. “Literasi Digital pada Siswa MTs Darussalam Kota Bengkulu: Upaya Meningkatkan Pengetahuan tentang Kekerasan Seksual dalam Perspektif Islam.”
  2. “Digital Literacy Efforts to Prevent Pornography and Sexual Violence Among Gen Alpha in Kota Bengkulu.”
  3. “Literasi Digital pada Anak Usia Dini: Upaya Meningkatkan Pengetahuan tentang Dampak Kecanduan Handphone.”
  4. “Interfaith Interaction in Gen Z Friendship Circles from a Multicultural Communication Perspective.”

Publikasi tahun 2024 dan sebelumnya

Pada 2024, salah satu kajiannya membahas respons kognitif lansia Muslim, masjid, dan pembatasan ibadah pada masa pandemi Covid-19.

Pada 2022, ia menulis mengenai pengembangan humas efektif di perguruan tinggi serta dampak pembatasan kampanye terhadap pemilih pemula dalam memperoleh informasi kepemiluan pada masa pandemi.

Publikasi pada 2021 mencakup kajian mengenai dampak pembatasan kampanye bagi pasangan calon dalam Pilkada Serentak 2020.

Pada periode 2010–2020, karya ilmiahnya mencakup berbagai kajian mengenai komunikasi organisasi, komunikasi politik, komunikasi antarbudaya, komunikasi pemasaran, komunikasi gender, literasi media, dan hubungan masyarakat.

Beberapa judul yang tercatat antara lain:

  • “Efektivitas Komunikasi Organisasi.” (2021)
  • “Analisis Isi Debat Capres RI pada Pemilu 2019.” (2020)
  • “Kampanye dalam Komunikasi Pemasaran.” (2017)
  • “Makna Peyoratif dan Praktik Propaganda.” (2015)
  • “Konsep dan Prinsip-Prinsip Komunikasi Persuasi.” (2015)
  • “Konsep Sosiologi Komunikasi.” (2014)
  • “Bahasa Wanita: Kajian Komunikasi dan Gender.” (2013)
  • “Elemen dan Keterampilan Literasi Media.” (2012)
  • “Komunikasi Publik Organisasi.” (2012)
  • “Strategi Persepsi yang Akurat pada Komunikasi Antarbudaya.” (2011)
  • “Seri Pemikiran Komunikasi Organisasi & Humas: Efektivitas Komunikasi, Jaringan Organisasi, Komunikasi Motivasi, dan Humas Perguruan Tinggi.” (2010)

Sementara itu, publikasi pada periode awal karier akademiknya mencakup kajian aspek budaya dalam komunikasi antarbudaya serta hambatan komunikasi organisasi pemerintah daerah dalam pembangunan pertanian pada 2006.

Pengabdian kepada masyarakat

Selain penelitian, Poppi Damayanti aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada literasi digital, pendidikan, komunikasi keluarga, dan perlindungan anak.

Kegiatan pengabdian yang pernah dilakukan antara lain:

  • Pendampingan literasi digital bagi Gen Alpha di Kota Bengkulu.
  • Pendampingan pencegahan kekerasan berbasis gender online.
  • Literasi digital bagi siswa madrasah.
  • Literasi digital bagi anak usia dini.
  • Pendampingan komunikasi keluarga.
  • Edukasi mengenai dampak penggunaan telepon pintar.
  • Pendampingan literasi media bagi anak dan remaja.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, lembaga kesejahteraan sosial, dan komunitas di Provinsi Bengkulu.

Narasumber

Poppi Damayanti juga aktif sebagai narasumber dalam kegiatan akademik, pendidikan, literasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Beberapa kegiatan yang tercatat antara lain:

2026

Pada 19 Agustus 2026, ia menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual yang diselenggarakan oleh UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

2025

Pada 8 Oktober 2025, ia menjadi narasumber dalam kegiatan Pendampingan Literasi Digital: Upaya Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) pada Gen Alpha di Kota Bengkulu, yang diselenggarakan bersama UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan SMP Negeri 2 Kota Bengkulu.

Pada 15 Oktober 2025, ia menjadi narasumber dalam kegiatan Literasi Digital pada Siswa MTs Darussalam Kota Bengkulu: Upaya Meningkatkan Pengetahuan tentang Kekerasan Seksual dalam Perspektif Islam.

Pada 1 November 2025, ia menjadi narasumber dalam kegiatan Peningkatan Kualitas Komunikasi Keluarga melalui Temu Kapasitas Penguatan Anak dan Keluarga yang diselenggarakan bersama LKSA Kasih Ibu PWA Bengkulu.

2022

Pada 2 Juli 2022, ia menjadi narasumber kegiatan Regulasi dalam Bermedia di MAN 2 Kota Bengkulu.

Pada 16 Juli 2022, ia menjadi narasumber kegiatan Remaja dan Kecanduan Pornografi di SMA 4 Muhammadiyah Kota Bengkulu.

Pada 30 Juli 2022, ia menjadi narasumber kegiatan Pengenalan Konten Media Sosial yang Kreatif dan Inovatif di MA Darussalam Kota Bengkulu.

2025

Pada 24 Mei 2025, ia menjadi narasumber kegiatan Literasi Digital pada Anak Usia Dini: Upaya Meningkatkan Pengetahuan tentang Dampak Kecanduan Handphone di TPQ Masjid Raudhatul Jannah, Sukarami, Kota Bengkulu.

Organisasi

Poppi Damayanti aktif dalam organisasi akademik, profesi, sosial, kemasyarakatan, dan kelembagaan.

Organisasi akademik dan profesi

Pada periode 2026–2028, ia dipercaya sebagai Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Dalam posisi tersebut, ia berperan dalam penguatan upaya pencegahan, edukasi, dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Ia juga pernah menjadi pengurus Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Korwil Bengkulu pada periode 2023–2026, khususnya pada bidang pengembangan ilmu.

Dalam bidang pendidikan tinggi komunikasi, ia pernah menjadi pengurus Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) pada periode 2016–2018.

Ia juga pernah terlibat dalam Asosiasi Pengelola Penyiaran Islam (ASKOPIS) dan DPD IPSPI Bengkulu pada periode 2020–2024.

Organisasi sosial dan kemasyarakatan

Dalam bidang pengembangan sosial, ia menjadi Wakil Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah (LPPA) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Bengkulu untuk periode 2022–2027.

Ia juga menjadi pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kasih Ibu PWA Bengkulu untuk periode 2023–2027, dengan perhatian pada isu anak, pendidikan, dan literasi media.

Dalam organisasi alumni, ia aktif pada Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) Wilayah Bengkulu dalam bidang hubungan masyarakat dan komunikasi publik untuk periode 2021–2029.

Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orwil Bengkulu pada periode 2015–2026, serta terlibat dalam Majelis Wilayah KAHMI Bengkulu pada periode 2016–2026.

Di bidang sosial-keagamaan, ia tercatat sebagai sekretaris pada Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu.

Ia juga pernah menjadi Bendahara Yayasan PKBM dan PAUD Insan Cita Bengkulu, serta terlibat dalam FORHATI Bengkulu.

Aktivitas organisasi pada masa mahasiswa

Ketika menjadi mahasiswa di Universitas Bengkulu, Poppi Damayanti telah aktif dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan.

Pada periode 1998–1999, ia tercatat sebagai:

  • Bendahara Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkulu;
  • Sekretaris Umum Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (BPMF) FISIP Universitas Bengkulu; dan
  • bagian dari Tim Reformasi Format Organisasi Kemahasiswaan Universitas Bengkulu.

Pengalaman organisasi tersebut menjadi bagian dari pengalaman awalnya dalam kepemimpinan, pengelolaan organisasi, komunikasi publik, dan pengembangan kegiatan kemahasiswaan.

Pelatihan dan pengembangan profesional

Dalam rangka meningkatkan kompetensi akademik dan profesional, Poppi Damayanti mengikuti berbagai pelatihan dan lokakarya.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) yang diselenggarakan oleh BPJPH Kementerian Agama Republik Indonesia pada 2025.
  • Pelatihan Tim Lapangan Survei Sosial-Ekonomi LARAP PLTA Endikat pada 2020.
  • Training of Evaluator (TOE) Survei Nusantara Sehat pada 2019.
  • Training of Trainers (TOT) Surveyor Nusantara Sehat pada 2018.
  • Pendidikan dan Advokasi Politik Perempuan pada 2018.
  • TOT Lead Team Survei Kepuasan Pelanggan PT PLN (Persero) pada 2016–2017.
  • Pelatihan Pendamping Program Optimalisasi PLIK yang berkaitan dengan program Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada 2014.
  • TOT Koordinator Provinsi Survei SMK3 Nasional pada 2012.
  • Pelatihan Public Speaking, Narasi Media, dan Keterampilan Berkomunikasi pada 2011–2012.
  • Achievement Motivation Training (AMT) Akademisi pada 2008.
  • Workshop Silabus dan Evaluasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) pada 2006.
  • Pelatihan Komunikasi Efektif dan Mediasi Konflik Sosial pada 2002.
  • Pelatihan Metodologi Participatory Rural Appraisal (PRA) pada 2001.

Penghargaan

Pada tahun 2022, Poppi Damayanti menerima Satyalancana Karya Satya 10 Tahun, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian selama menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

Kontribusi dan fokus keilmuan

Perjalanan akademik Poppi Damayanti memperlihatkan perkembangan minat penelitian dari komunikasi pembangunan dan komunikasi sosial menuju isu komunikasi di era digital.

Pada periode awal karier, aktivitasnya banyak berkaitan dengan komunikasi pembangunan, pemberdayaan masyarakat, komunikasi organisasi, survei sosial, dan kebijakan publik. Seiring berkembangnya teknologi informasi, fokus tersebut kemudian meluas pada literasi media, literasi digital, media sosial, komunikasi keluarga, komunikasi gender, perlindungan anak, dan kelompok rentan.

Dalam beberapa tahun terakhir, ia banyak melakukan penelitian dan pengabdian yang berhubungan dengan literasi digital anak dan remaja, kekerasan berbasis gender online, pencegahan kekerasan seksual, komunikasi keluarga, serta inklusi digital penyandang disabilitas.

Konsistensi tersebut menempatkan komunikasi tidak hanya sebagai bidang kajian akademik, tetapi juga sebagai instrumen pendidikan, pencegahan masalah sosial, pemberdayaan masyarakat, dan perlindungan kelompok rentan.

Lihat pula

  • UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah
  • Komunikasi dan Penyiaran Islam
  • Komunikasi pembangunan
  • Literasi digital
  • Komunikasi organisasi
  • Komunikasi antarbudaya