Bengkulu – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus memperkuat budaya mutu melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) pada seluruh program studi. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di Program Studi Ilmu Hadis pada Rabu (15/7/2026) sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola program studi secara berkelanjutan.
Kegiatan Audit Mutu Internal dibuka dan didampingi oleh Wakil Dekan I FUAD, Dr. Nelly Marhayati, M.Si., yang menegaskan pentingnya AMI sebagai instrumen evaluasi dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.
Pelaksanaan audit menghadirkan dua auditor internal, yaitu Ayu Ningsih, M.E. dan H. Syahidin, Lc., M.A. Sementara itu, auditee dalam kegiatan ini adalah Ketua Program Studi Ilmu Hadis, Agusri Fauzan, M.A., beserta tim pengelola program studi.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FUAD, Dr. Nelly Marhayati, M.Si., menyampaikan bahwa Audit Mutu Internal merupakan bagian penting dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang bertujuan memastikan setiap program studi mampu memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.
“Audit Mutu Internal bukan sekadar proses evaluasi, tetapi menjadi sarana untuk membangun budaya mutu di lingkungan fakultas. Melalui audit ini, program studi dapat mengidentifikasi capaian yang telah diraih, mengevaluasi berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki, serta menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas akademik secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dekan FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Suryani, M.Ag., mengapresiasi pelaksanaan Audit Mutu Internal yang dilakukan secara konsisten di seluruh program studi sebagai bagian dari komitmen fakultas dalam mewujudkan tata kelola akademik yang unggul.
“Audit Mutu Internal merupakan salah satu instrumen strategis dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kami berharap setiap rekomendasi yang dihasilkan dari proses audit dapat ditindaklanjuti secara optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas akademik, tata kelola program studi, serta pelayanan kepada mahasiswa. Budaya mutu yang terus dibangun akan menjadi fondasi penting bagi pengembangan FUAD di masa mendatang,” ungkapnya.
Sementara itu, tim auditor yang terdiri dari Ayu Ningsih, M.E. dan H. Syahidin, Lc., M.A., menjelaskan bahwa proses audit dilaksanakan secara objektif dengan mengacu pada standar mutu yang berlaku. Audit mencakup pemeriksaan dokumen pendukung, evaluasi implementasi standar akademik, tata kelola program studi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan kemahasiswaan.
Menurut tim auditor, Audit Mutu Internal tidak bertujuan mencari kekurangan semata, melainkan menjadi ruang evaluasi yang konstruktif untuk mengidentifikasi kekuatan, peluang pengembangan, serta memberikan rekomendasi bagi peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Ketua Program Studi Ilmu Hadis, Agusri Fauzan, M.A., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Audit Mutu Internal yang memberikan berbagai masukan bagi pengembangan program studi.
“Kami menyambut baik pelaksanaan Audit Mutu Internal ini. Seluruh rekomendasi yang diberikan oleh tim auditor akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi Program Studi Ilmu Hadis dalam meningkatkan kualitas tata kelola, layanan akademik, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” tuturnya.
Pada akhir kegiatan, tim auditor menyampaikan sejumlah rekomendasi sebagai bahan tindak lanjut bagi Program Studi Ilmu Hadis, di antaranya penguatan dokumentasi kegiatan, penyediaan bukti pendukung pada setiap indikator mutu, serta optimalisasi implementasi standar akademik. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan program studi.
Melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal ini, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya mutu, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta mewujudkan tata kelola program studi yang profesional, akuntabel, dan unggul.

Tim Humas FUAD
