Bengkulu – Semangat pantang libur sebelum tujuan tercapai ditunjukkan oleh sivitas akademika Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu dalam mempersiapkan visitasi akreditasi Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI). Meskipun bertepatan dengan akhir pekan, seluruh tim tetap bekerja secara intensif guna memastikan seluruh kebutuhan akreditasi terpenuhi dengan baik.
Pada Ahad (7/6/2026), bertempat di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu Lantai 2, dilaksanakan rapat dan pemantapan akhir persiapan visitasi akreditasi Prodi Bimbingan dan Konseling Islam. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, yakni Dekan FUAD, para Wakil Dekan I, II, dan III, para Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang turut terlibat dalam proses akreditasi.
Visitasi akreditasi Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 8–10 Juni 2026 melalui media Zoom Meeting. Oleh karena itu, seluruh unsur fakultas terus melakukan koordinasi dan sinkronisasi data guna memastikan pelaksanaan visitasi berjalan lancar dan memperoleh hasil yang optimal.
Dekan FUAD UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu, Prof. Dr. Suryani, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi seluruh tim yang tetap bekerja keras meskipun berada di hari libur.
“Akreditasi bukan hanya tanggung jawab program studi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika. Saya mengapresiasi semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh pimpinan yang tetap hadir dan bekerja maksimal di hari libur. Semangat kebersamaan ini menjadi modal penting untuk menunjukkan kualitas dan capaian terbaik Prodi Bimbingan dan Konseling Islam kepada asesor,” ungkapnya.
Prof. Suryani berharap seluruh proses visitasi dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan capaian akreditasi yang membanggakan bagi fakultas dan universitas.
Sementara itu, Wakil Dekan I FUAD, Dr. Nelly Marhayati, M.Si., menegaskan bahwa persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi proses asesmen lapangan.
“Berbagai dokumen, data pendukung, serta bukti kinerja telah dipersiapkan secara maksimal. Saat ini fokus kita adalah memastikan seluruh tim memahami tugas dan perannya masing-masing saat visitasi berlangsung. Insya Allah, dengan kerja sama, kekompakan, dan ikhtiar yang sungguh-sungguh, Prodi BKI dapat menunjukkan kualitas terbaiknya di hadapan asesor,” ujarnya.
Menurut Dr. Nelly, proses akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan momentum untuk merefleksikan kualitas tata kelola, pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai capaian yang telah diraih program studi.
Suasana persiapan berlangsung penuh semangat dan optimisme. Berbagai simulasi, pengecekan dokumen, penyelarasan data, hingga pembagian tugas dilakukan secara bersama-sama guna memastikan seluruh aspek yang menjadi instrumen penilaian akreditasi dapat dipresentasikan secara komprehensif.
Melalui persiapan yang matang dan dukungan penuh dari seluruh sivitas akademika, FUAD optimis Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam mampu meraih hasil akreditasi terbaik sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing.

Redaktur: Tim Humas FUAD UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu
