Bengkulu, 31 Mei 2026 – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui program pengabdian kepada masyarakat. Tiga mahasiswa FUAD turut ambil bagian dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kewirausahaan Angkatan 2023 yang resmi diberangkatkan menuju Yogyakarta untuk mengikuti kegiatan lapangan selama 12 hari.
Prosesi pelepasan peserta KKN dilaksanakan di halaman Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UINFAS Bengkulu pada Minggu (31/5/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan tersebut diikuti oleh 25 mahasiswa peserta KKN Kewirausahaan yang berasal dari berbagai fakultas di lingkungan UINFAS Bengkulu dan didampingi oleh dua orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Pada KKN Kewirausahaan tahun ini, FUAD mengirimkan tiga mahasiswa sebagai representasi fakultas, yaitu Nada Larasaty Ayu Ningsih dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), M. Fajri Aziz dari Program Studi Manajemen Dakwah (MD), dan Hamidatusshaleha dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Ketiganya akan berkolaborasi bersama peserta lain dalam menjalankan berbagai program pembelajaran dan pengabdian berbasis kewirausahaan selama berada di Yogyakarta.
KKN Kewirausahaan tahun 2026 mengangkat tema “Pengolahan Limbah Sampah” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan sekaligus mengembangkan potensi usaha yang bernilai ekonomis melalui pemanfaatan limbah.
Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UINFAS Bengkulu, Prof. Dr. Suryani, M.Ag, menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada mahasiswa yang terpilih mengikuti program tersebut. Menurutnya, KKN Kewirausahaan merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan realitas kehidupan masyarakat.
“Saya berharap mahasiswa FUAD dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara langsung dari masyarakat dan berbagai praktik kewirausahaan yang berkembang di Yogyakarta. Jadilah duta fakultas yang mampu menunjukkan integritas, etika, serta semangat pengabdian. Pengalaman yang diperoleh selama KKN hendaknya menjadi bekal untuk melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Prof. Suryani.
Sementara itu, Wakil Dekan III FUAD, Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I, yang turut hadir dalam kegiatan pelepasan, berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik almamater selama menjalankan program.
“KKN bukan hanya tentang belajar di luar kampus, tetapi juga tentang membangun karakter, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi. Kami berharap mahasiswa FUAD dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, serta membawa pulang pengalaman dan pengetahuan yang dapat diterapkan untuk kemajuan masyarakat di Bengkulu,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan pelepasan tersebut Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. Iim Fahimah, M.A., Kepala Pusat Gender LPPM Dr. Ahmad Syaripin, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Dr. Fatrima Santri Syafri, M.Pd.Mat., Fungsional LPPM Eri Samsidar, M.Pd., serta Dr. Basinun, M.Pd. sebagai Dosen Pembimbing Lapangan.
Melalui program KKN Kewirausahaan ini, para mahasiswa akan mempelajari berbagai model pengolahan limbah yang inovatif dan memiliki nilai ekonomi. Selain memperkuat wawasan kewirausahaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan serta memperkuat kapasitas mereka dalam melakukan pemberdayaan masyarakat.

Dengan pelepasan resmi ini, mahasiswa FUAD UINFAS Bengkulu siap menjalankan pengabdian dan pembelajaran lapangan di Yogyakarta. Diharapkan pengalaman yang diperoleh selama program berlangsung dapat menjadi inspirasi serta bekal berharga dalam mengembangkan inovasi kewirausahaan dan pengabdian masyarakat di masa mendatang.
Redaktur: Tim Humas FUAD
