Bengkulu – Pimpinan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menghadiri Forum Dekan Adab dan Humaniora se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Ilmu-Ilmu Adab (ADIA) bekerja sama dengan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kegiatan berlangsung pada 22–25 Juli 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di The Luxton Cirebon Hotel & Convention, Cirebon.
Forum nasional tersebut mengangkat tema “Revitalisasi Keilmuan Adab dan Humaniora di Era Siber untuk Penguatan Ekoteologi Menuju Peradaban Bangsa.” Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para dekan, wakil dekan, ketua program studi, dan akademisi bidang adab serta humaniora dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia untuk memperkuat jejaring akademik, membangun kolaborasi, serta merumuskan arah pengembangan keilmuan adab dan humaniora di era transformasi digital.
Delegasi FUAD dipimpin langsung oleh Dekan FUAD, Prof. Dr. Suryani, M.Ag, didampingi Wakil Dekan I Dr. Nelly Marhayati, M.Si dan Wakil Dekan II Dr. Ismail, M.Ag. Turut serta dalam rombongan yaitu Ketua Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam (SPI) Meki Johendra, M.Ag, Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Dr. Abdul Aziz Al Khumairi, M.Hum, serta sejumlah dosen dari rumpun ilmu adab.
Sebelum bertolak menuju Cirebon, keluarga besar FUAD melaksanakan pelepasan delegasi pada Selasa, 21 Juli 2026 pukul 07.30 WIB. Suasana khidmat mengiringi keberangkatan rombongan yang diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Dekan II, Dr. Ismail, M.Ag. Doa tersebut menjadi ikhtiar bersama agar seluruh rangkaian perjalanan dan pelaksanaan forum diberikan kelancaran serta menghasilkan manfaat bagi kemajuan institusi.
Dekan FUAD, Prof. Dr. Suryani, M.Ag, menyampaikan bahwa keikutsertaan FUAD dalam forum nasional ini merupakan bagian dari komitmen fakultas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring kerja sama, serta mengambil peran aktif dalam pengembangan ilmu-ilmu adab dan humaniora di Indonesia.
“Forum Dekan Adab dan Humaniora merupakan wadah yang sangat strategis untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi. Berbagai gagasan dan rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan mutu akademik, penguatan kelembagaan, serta pengembangan keilmuan di lingkungan FUAD,” ujar Prof. Suryani.
Wakil Dekan I, Dr. Nelly Marhayati, M.Si, menambahkan bahwa forum tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi lintas perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan kurikulum, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Sementara itu, Wakil Dekan II, Dr. Ismail, M.Ag, berharap partisipasi FUAD pada forum nasional ini mampu menghasilkan berbagai inovasi dan rekomendasi yang dapat diimplementasikan dalam peningkatan tata kelola fakultas, penguatan sumber daya manusia, serta pelayanan akademik yang semakin berkualitas.
Melalui keikutsertaan dalam Forum Dekan Adab dan Humaniora se-Indonesia, FUAD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan keilmuan adab dan humaniora yang relevan dengan perkembangan era siber, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan kebangsaan sebagai fondasi menuju peradaban bangsa yang unggul.

Redaktur: Tim Humas FUAD
