You are currently viewing Lestarikan Warisan Budaya Bengkulu, FUAD UIN FAS Bengkulu Gelar Pelatihan Aksara Kaganga bagi Mahasiswa

Lestarikan Warisan Budaya Bengkulu, FUAD UIN FAS Bengkulu Gelar Pelatihan Aksara Kaganga bagi Mahasiswa

BENGKULU – Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menyelenggarakan Pelatihan Aksara Kaganga selama dua hari, Rabu–Kamis, 4–5 November 2026, bertempat di Gedung UPT TIPD Lantai 2 UIN FAS Bengkulu. Kegiatan ini diikuti oleh 40 mahasiswa FUAD sebagai upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan budaya dan literasi lokal Bengkulu.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Een Syaputra, M.Pd., Ketua Komunitas Kaganga Pusaka Kita, yang memiliki perhatian terhadap pelestarian aksara dan manuskrip tradisional Bengkulu. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan FUAD, yakni Dekan Prof. Dr. Suryani, M.Ag., Wakil Dekan I Dr. Nelly Marhayati, M.Si, Wakil Dekan II Dr. Ismail, M.Ag, Wakil Dekan III Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I, serta Kepala Bagian Tata Usaha FUAD Mamah Rohmah, M.Si.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dekan FUAD, Prof. Dr. Suryani, M.Ag., sementara doa pembukaan dipimpin oleh Wakil Dekan II Dr. Ismail, M.Ag. Kehadiran pimpinan fakultas menunjukkan dukungan terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam mengenal dan memahami khazanah budaya lokal yang memiliki nilai sejarah dan intelektual.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan lima materi utama. Pertama, sejarah dan fakta seputar aksara serta manuskrip Ulu Bengkulu, dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai perkembangan dan keberadaan warisan literasi tradisional daerah. Kedua, pengenalan huruf pada Aksara Ulu Serawai dan Rejang agar peserta mampu memahami bentuk dan jenis huruf yang digunakan.

Ketiga, peserta mempelajari sandangan atau tanda baca pada Aksara Ulu Serawai dan Rejang. Keempat, pelatihan membaca dan menulis menggunakan aksara Ulu Serawai dan Rejang, sehingga mahasiswa mampu mempraktikkan penulisan kata dan kalimat pendek. Kelima, peserta diperkenalkan dengan teknik membaca manuskrip Ulu sebagai bagian dari upaya memahami sumber-sumber pengetahuan dan sejarah masa lalu.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengenal Aksara Kaganga sebagai warisan budaya, tetapi juga memiliki keterampilan dasar dalam membaca dan menulis aksara tradisional serta memahami manuskrip Ulu Bengkulu. Pengetahuan tersebut menjadi bekal penting dalam menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian identitas dan kekayaan budaya daerah.

Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FUAD UIN FAS Bengkulu dalam mengembangkan wawasan keilmuan mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sejarah, tradisi, dan kearifan lokal. Melalui kegiatan edukatif seperti ini, FUAD berharap mahasiswa dapat menjadi bagian dari generasi penerus yang turut menjaga dan memperkenalkan warisan budaya Bengkulu kepada masyarakat luas.

Tim Humas FUAD