You are currently viewing Pembekalan KKN FUAD Bertema MBKM berbasis Riset pada Masjid Digelar di Masjid Al Faruq

Pembekalan KKN FUAD Bertema MBKM berbasis Riset pada Masjid Digelar di Masjid Al Faruq

FUAD, 07 Mei 2026 – Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menggelar kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan tema “KKN MBKM Berbasis Riset pada Masjid”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026, bertempat di Masjid Al Faruq, UIN FAS Bengkulu, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Dr. Rini Fitria, M. Si beserta Sekretaris LPPM UIN FAS Bengkulu, Dr. Armin Tedy, M. Ag, jajaran pimpinan FUAD, serta para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN.

Kegiatan pembekalan dipandu oleh Wakil Dekan III FUAD, Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I., yang bertindak sebagai pembawa acara. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman riset yang kontekstual dan berbasis pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui optimalisasi peran masjid sebagai pusat riset dan pengabdian.

Puncak acara ditandai dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi pembekalan oleh Dekan FUAD, Prof. Dr. Suryani, M.Ag. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa tema riset berbasis masjid dipilih untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga keagamaan di tengah masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat peradaban, edukasi, dan riset sosial keagamaan. Melalui KKN MBKM ini, mahasiswa diharapkan mampu melakukan pendekatan ilmiah berbasis riset yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan umat,” ujar Prof. Suryani.

Beliau juga mengapresiasi kehadiran jajaran LPPM dan para DPL yang dinilai sangat berperan dalam memastikan kualitas riset dan pengabdian yang dihasilkan nantinya. “Kami berharap seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan pembekalan ini dengan maksimal, sehingga mampu menjadi agen perubahan yang inovatif, kritis, dan religius di lokasi KKN masing-masing,” tutupnya.

Kegiatan pembekalan diisi dengan berbagai materi yang disampaikan oleh Ketua LPPM dan perwakilan DPL. Para peserta yang terdiri dari mahasiswa peserta KKN tampak antusias mengikuti sesi demi sesi, termasuk diskusi interaktif mengenai metode riset partisipatoris di lingkungan masjid.

Dengan terselenggaranya pembekalan ini, diharapkan seluruh mahasiswa FUAD siap terjun ke masyarakat untuk melaksanakan KKN MBKM Berbasis Riset pada Masjid secara profesional, integratif, dan berdampak nyata.

Redaktur: Tim Humas FUAD